ZQSCORE.NEWS – Pemain Real Madrid, Jude Bellingham mengakui bahwa dirinya saat ini tengah bermain lebih nyaman sebagai gelandang serang atau di belakang striker. Hal ini terasa saat ia bermain di posisi itu saat bersama Timnas Inggris.

Carlo Ancelotti melakukan sebuah eksperimen setelah timnya kehilangan Karim Benzema. Dia merubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-3-1-2 dengan Bellingham bermain di belakang dua striker, Vinicius dan Rodrygo.

Hal itu terbukti sangat berhasil, Los Blancos menang di keempat laga pertamanya dan Bellingham berhasil mencetak gol di semua laga itu (5 gol).

Pada jeda internasional ini, Bellingham kembali bermain di posisi aslinya sebagai gelandang tengah di formasi 4-3-3 lawan Ukraina (9/9/23). Laga berakhir imbang 1-1

Namun, Gareth Southgate memakai formasi 4-2-3-1 di laga lawan Skotlandia (13/9/23), dengan Bellingham bermain di belakang Harry Kane dan ditopang oleh dua DMF, Declan Rice dan Kalvin Phillips. Dan hasilnya, Inggris menang 3-1 dengan Bellingham berhasil mencetak satu gol.

GettyImages

Bellingham mengakui bahwa sistem yang dipakai oleh Inggris di lawan Skotlandia hampir mirip dengan sistem yang dipakai di Real Madrid, yang membuat dia menyukainya.

“Saya pikir hari ini (lawan Skotlandia) mungkin hampir mirip (sistem) yang dipakai Inggris dengan Real Madrid,” katanya seperti dilansir dari Mirror.

GettyImages

“Saya tahu ini tergantung pada sistem yang kami mainkan. Ini sulit karena kami memiliki begitu banyak pemain luar biasa untuk diakomodasi dan dimanfaatkan secara maksimal, jadi kami tidak boleh hanya dibangun berdasarkan apa yang saya lakukan dengan baik.

“Tim harus selalu didahulukan, jadi saya melakukan yang terbaik untuk masuk dan melakukan apa pun yang diinginkan pelatih dari saya. Saya mungkin berpikir (sistem) ini sedikit lebih cocok daripada akhir pekan (lawan Ukraina), tidak ada petunjuk untuk pelatih, tapi saya sangat menikmati bermain di posisi itu malam ini.”

“Saya tidak senang dengan cara saya bermain di Polandia melawan Ukraina. Saya pikir saya menunjukkan level yang belum mendekati level terbaik saya dan saya pikir itu selalu menjadi motivasi, untuk kembali ke performa terbaik dan saya pikir itu hampir mencapainya malam ini,” ujarnya.

Leave a comment